728x90 AdSpace

  • Latest News

    Sunday, 13 March 2016

    VIRUS PIKIRAN penghambat kesuksesan.

    Hati-hati terhadap VIRUS PIKIRAN penghambat kesuksesan.
    Dalam seminar saya kemarin, saya katakan ada VIRUS yang paling berbahaya. virus ini lebih berbahaya dari pada virus komputer atau virus tubuh. Virus tersebut adalah virus pikiran. Virus pikiran ini sangat berbahaya dan bahkan bisa mematikan. sebagain pesrta ada yang bertanya "mematikan apa kak?" saya jawab "mematikan semangat dan cita-cita".
    Virus pikiran ini bisa masuk melalui banyak hal, bisa lewat orang lain, lingkungan atau yang lainnya. Virus pikiran ini sebenarnya adalah cara berfikir yang tidak benar karena didasi pada asumsi yang salah. contoh ada anak yang salah melakukan sesuatu, kemudian orang tua atau gurunya berkata " kamu memang anak bodoh, kamu selalu tidak pernah bisa melakukan hal ini dengan benar. saya pusing kok ada anak sebodoh kamu!!!" inilah yang akhirnya akan menjadi virus pikiran dan mempengaruhi cara berfikir.
    Hal lain ini biasanya terjadi dalah kehidupan ada, saat kita memiliki rencana dan kita ceritakan kepada orang lain, kemudian orang tersebut bicara " Sudahlah buat apa susah-susah. kamu itu tidak mungkin bisa. emang kamu itu anaknya siapa? kamu punya apa? ya gk mungkinlah. udah terimasaja kenyataan ini". Hati-hati ini adalah VIRUS PIKIRAN. kalau kita meenrima kata-kata orang tersebut, tanpa berfikir jernah, maka sadar atau tidak sadar kita telah terinveksi VIRUS Pikiran.
    Oleh karena itu hati hatilah, virus ini terdapat dimana-mana, dan sangat berbahaya. Kita harus cerdas dalam memilah. Terus ada sebagian yang bertanya... kak namnya virus pasti ada anti virus, dikomputer kita kenal ada smadav, avira dan lain sebagainya, kalau virus pikiran apa penangkalnya (antivirus)nya?? Pertanyaan luar biasa. Jawabannya akan ditemukan esok hari.... tetap bersama Mufarrihul Hazin, Bersambung
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    0 komentar:

    Post a Comment

    Item Reviewed: VIRUS PIKIRAN penghambat kesuksesan. Rating: 5 Reviewed By: Mufarrihul Hazin
    Scroll to Top