728x90 AdSpace

  • Latest News

    Friday, 2 September 2011

    Definisi Belajar Dari Berbagai Ahli



    A.    PENDAHULUAN

    Sejauh ini kita telah melakukan suatu kegiatan yang sering kita sebut dengan belajar dan mengajar atau pengajaran, namun masih banyak orang yang menafsirkan salah tentang makna hakikat dari belajar dan mengajar atau pengajaran itu sendiri. Oleh karena itu, adalah penting sekali bagi setiap siswa, guru atau siapapun memahami sebaik-baiknya tentang hakikat belajar dan mengajar atau pengajaran.
    Sebagian orang beranggapan bahwa belajar adalah semata-mata mengumpulkan atau menghafal fakta-fakta yang tersaji dalam bentuk informasi atau materi pelajaran. Di samping itu, ada pula sebagian orang yang memandang belajar sebagai latihan belaka seperti yang tampak pada latihan membaca dan menulis.
    Sesuai dengan problematika di atas, tulisan ini hendak mencoba mengurai perihal pengertian atau definisi belajar dengan berlandaskan pendapat para ahli. Disamping itu, dalam literatur-literatur pendidikan, sangat banyak disebutkan macam-macam teori psikologi belajar, dalam makalah ini juga akan disinggung mengenai pengertian belajar menurut teori psikologi belajar.












    B. PEMBAHASAN
    1.    Definisi Belajar Menurut Berbagai Ahli
    Hampir semua ahli telah mencoba merumuskan dan membuat tafsiran tentang belajar. Seringkali pula perumusan dan tafsiran itu berbeda satu sama lain, karena sebuah definisi itu sangat tergantung kepada siapa yang mendefinisikan.
    Secara etimologi belajar mempunyai arti berusaha mengetahui sesuatu atau berusaha memperoleh ilmu pengetahuan.  Sedangkan secara terminologi, berbagai ahli berbeda pendapat tentang pengertian belajar tersebut. Dalam uraian berikut ini, akan dibahas mengenai beberapa perumusan menurut berbagai ahli, guna melengkapi dan memperluas pandangan kita tentang belajar, walaupun sebenarnya dapat kita akui bahwa pengetahuan tentang belajar itu sudah jelas.
    Menurut Arthur T. Jerslid belajar adalah perubahan atau membawa akibat perubahan tingkah laku dalam pendidikan karena pengalaman dan latihan atau karena mengalami latihan.  Sedangkan menurut Morgan belajar adalah setiap perubahan yang relatif menetap dalam tingkah laku yang terjadi sebagai suatu hasil dari latihan atau pengalaman.  Witting mendefinisikan belajar sebagaimana Morgan yaitu perubahan yang relatif menetap yang terjadi dalam segala macam/ keseluruhan tingkah laku suatu organisme sebagai hasil pengalaman.
    Kalau kita amati, tiga definisi yang dikemukakan oleh tiga ahli tersebut mempunyai pengertian yang sama, yaitu belajar adalah suatu perubahan tingkah laku karena sebuah pengalaman atau latihan. Menurut penulis definisi ini lebih mengarah kepada tujuan belajar bukan definisi dari belajar itu sendiri karena belajar merupakan sebuah proses bukan sebuah hasil atau tujuan.
    Berbeda halnya dengan Arthur dan Morgan, Hilgard dan Marquis berpendapat bahwa belajar merupakan proses mencari ilmu yang terjadi dalam diri seseorang melalui latihan, pembelajaran, dan sebagainya sehingga terjadi perubahan dalam diri.  Seperti yang telah disebutkan sebelumnya oleh penulis bahwa belajar adalah sebuah proses bukan suatu hasil yaitu proses mencari sebuah pengetahuan melalui latihan, pengalaman, pembelajaran dan lain sebagainya dan tujuan dari belajar adalah sebuah perubahan sikap atau tingkah laku atau pola berfikir dan sebagainya dalam diri pelajar tersebut.
    Sejalan dengan pendapat Hilgard dan Marquis, menurut Gage belajar adalah suatu proses di mana suatu organisma berubah perilakunya sebagai akibat dari pengalaman. Sedangkan Henry E. Garret berpendapat bahwa belajar merupakan proses yang berlangsung lama melalui latihan maupun pengalaman yang membawa kepada perubahan diri dan perubahan cara mereaksi terhadap suatu perangsang tertentu. Kemudian Lester D. Crow mengemukakan belajar ialah upaya untuk memperoleh kebiasaan-kebiasaan, pengetahuan, dan sikap-sikap.  Berpijak pada pendapat tiga ahli ini, ternyata setelah diamati pendapat Henry E. Garret agak sedikit berbeda, karena dalam pendefinisiannya tentang belajar dia mencantumkan kata lama padahal para ahli yang sefaham dengannya tidak.
    James L. Mursell mengemukakan belajar adalah upaya yang dilakukan dengan mengalami  sendiri, menjelajahi, menelusuri, dan memperoleh sendiri.  Menurut hemat penulis definisi ini nampaknya mempunyai arti yang sempit karena belajar diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan diri sendiri tanpa ada campur tangan orang lain. Padahal kita tahu belajar disamping merupakan usaha diri sendiri juga membutuhkan peran orang lain, dalam hal ini adalah seorang pengajar atau yang biasa disebut dengan guru atau ustadz. Pemahaman penulis ini sejalan dengan pendapat Carl R. Rogers seorang ahli psiko terapi bahwa praktek pendidikan menitikberatkan pada segi pengajaran, bukan pada siswa yang belajar.
    Berbeda halnya dengan yang lain, Menurut pandangan B. F. Skinner belajar adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progessif.  Pendapat ini sepertinya jauh dari pengertian tentang belajar karena maknanya sangat sempit sekali, menurut penulis pengertian ini lebih tepat kita gunakan sebagai pengertian belajar beradaptasi.
    Sedangkan menurut Pandangan Carl Rogers adalah kebebasan dan kemerdekaan mengetahui apa yang baik dan yang buruk.  Menurut penulis pengertian ini juga nampaknya tidak sesuai dengan belajar itu sendiri. Menurut penulis pengertian ini lebih mengarah pada hak belajar.
    Dari semua pengertian di atas, dapat disimpulkan bahkan penulis setuju dengan pengertian belajar yang dikemukakan oleh Hilgard dan Marquis yang berpendapat bahwa belajar merupakan proses mencari ilmu yang terjadi dalam diri seseorang melalui latihan, pembelajaran, dan sebagainya sehingga terjadi perubahan dalam diri.
    2.    Definisi Belajar Menurut Teori psikologi Belajar
    Psikologi berasal dari kata  bahasa inggris psychology. Kata psicology merupakan dua akar kata yang bersumber dari bahasa Greek (yunani), yaitu: 1) psyche yang berarti jiwa; 2) logos yang berarti ilmu. Jadi, secara harfiah psikologi memang berarti ilmu jiwa.
    Mengenai arti terminologi psikologi, para ahli masih berbeda pendapat satu sama lain. Namun pada akhirnya oleh Muhibbin Syah ditarik sebuah kesimpulan bahwa psikologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia, baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan.  Jadi kalau disimpulkan maka psikologi belajar adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku pada pelajar baik individu maupun kelompok.
    Untuk lebih memperjelas pemahaman kita mengenai belajar, berikut ini akan dikemukakan pengertian belajar menurut teori psikologi belajar. Dalam uraian ini, kita akan meninjau beberapa aliran psikologi saja, dalam hubungannya dengan teori belajar, yakni : teori psikologi klasik, teori psikologi daya, teori mental state, teori psikologi behavioritik, teori psikologi gestalt (kognitif), dan teori conditioning.
    Menurut teori psikologi klasik, belajar adalah suatu proses pengembangan dan latihan jiwa.  Sedangkan menurut psikologi daya belajar adalah melatih daya-daya agar dapat berfungsi dengan baik.  Menurut psikologi mental state belajar adalah memperoleh pengetahuan melalui alat indra yang disampaikan dalam bentuk perangsang-perangsang dari luar.  Menurut teori psikologi behavioristik, belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat adanya interakasi antara stimulus dan respon.  Menurut psikologi gestalt (kognitif) belajar adalah akibat interaksi antara individu dengan lingkungan berdasarkan keseluruhan dan pemahaman.  Sedangkan menurut teori conditioning adalah suatu proses perubahan yang terjadi karena adanya syarat-syarat (conditions) yang kemudian menimbulkan reaksi (response).
    C. PENUTUP
    Dari pembahasan mengenai pengertian belajar menurut para ahli serta teori psikologi belajar dapatlah dikemukakan beberapa kesimpulan sebagai berikut.
    Pertama, mengenai pengertian belajar para ahli berbeda pandangan yang satu sama lain mempunyai arti yang berbeda walaupun mempunyai kaitan erat antara yang satu dengan yang lainnya.
    Kedua, Menurut teori psikologi klasik, belajar adalah suatu proses pengembangan dan latihan jiwa. Sedangkan menurut psikologi daya belajar adalah melatih daya-daya agar dapat berfungsi dengan baik. Menurut psikologi mental state belajar adalah memperoleh pengetahuan melalui alat indra yang disampaikan dalam bentuk perangsang-perangsang dari luar. Menurut teori psikologi behavioristik, belajar adalah perubahan tingkah laku sebagai akibat adanya interakasi antara stimulus dan respon. Menurut psikologi gestalt (kognitif) belajar adalah akibat interaksi antara individu dengan lingkungan berdasarkan keseluruhan dan pemahaman.
    .






    DAFTAR PUSTAKA
    Budiningsih, Asri, 2005, Belajar dan Pembelajaran, Jakarta: PT Rineka Cipta.
    Hamalik, Oemar, 2005, Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta: PT Bumi Aksara.
    Purwanto, Ngalim, 2004, Psikologi Pendidikan, Bandung: PT Rosdakarya Karya.
    Sagala, Syaiful, 2006, Konsep Dan Makna Pembelajaran, Bandung: CV Alfabeta
    Syah, Muhibbin, 2005, Psikologi pendidikan Dengan Pendekatan  Baru, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
    Tim Penyusun Kamus Bahasa Indonesia, 2008, Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta: Pusat Bahasa.

    • Blogger Comments
    • Facebook Comments

    1 komentar:

    1. Mohon Ijin Kepada Penulis

      Baca Juga Postingan "24 Pengertian Belajar Menurut Ahli Beserta Daftar Pustaka"
      Klik Link Berikut:
      http://www.karyatulisku.com/2017/09/24-pengertian-belajar-menurut-para-ahli.html

      ReplyDelete

    Item Reviewed: Definisi Belajar Dari Berbagai Ahli Rating: 5 Reviewed By: Motivator Indonesia
    Scroll to Top